1. Jakarta International Velodrome yang berada di Rawamangun, tepatnya di Jl. Balap Sepeda No.35, RW.6, Jati, Pulo Gadung, Jakarta Timur adalah salah satu venue Asean Games yang paling menonjol.

Jakarta International velodrome (JIV) dibangun selama dua tahun terakhir yaitu sejak tahun 2016 lalu dan menelan biaya kurang lebih Rp. 655 miliar. Wow.. cukup fantastis ya!

Pada awalnya Stadion ini adalah proyek pembangunan yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama saat beliau masih menjabat sebagai Gubernur DKI. Beliau juga mengklaim bahwa Jakarta International Velodrome akan menjadi icon kebanggaan Ibu Kota Jakarta karena semua fasilitasnya disesuaikan dengan standar International.

Jakarta International Velodrome baru diresmikan pada tanggal 15 Agustus 2018 lalu jelang ASEAN Games oleh Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Mengingat Jakarta International Velodrome adalah arena balap sepeda terbaik se-Asia, yuk kita tengok fakta-fakta menarik mengenai Stadion satu ini.

Fakta-Fakta Menarik Jakarta International Velodrome

  • Jalur trek balap sepeda menggunakan kayu siberia yang berkualitas tinggi

Salah satu keunggulan dari Stadion Balap Sepeda, JIV di Rawamangun adalah lintasan balap sepedanya yang berbahan dasar kayu siberia, yang diimpor langsung dari Jerman, dan merupakan rekomendasi dari Union Cycliste Internationale (UCI).

Seperti yang kita ketahui, kayu siberia memiliki karakteristik empuk dan kering, sehingga aman bagi pembalap sepeda. Dengan lintasan berbahan dasar kayu siberia, pembalap dapat mencapai kecepatan hingga 150 km/jam.

Selain kelebihan di atas, kayu siberiapun disebut kayu yang dapat bertahan hingga 30 tahun. Waah,, benar-benar berkulitas banget ya.

Jakarta International Velodrome
Jakarta International Velodrome menggunakan kayu Siberia yang berkualitas tinggi
  • Pembangunan JIV menghabiskan dana 655M

Mengusung konsep eco stadium yang ramah lingkungan, Jakarta International Velodrome dibangun dalam waktu 2 tahun tepatnya  sekitar 23 bulan dengan menghabiskan dana investasi sebesar Rp. 655 miliar.

  • Velodrome yang terletak di Rawamangun bertaraf International

Jakarta International Velodrome berhasil mendapatkan sertifikat dari Federasi Balap Sepeda International atau Union Cycliste International (UCI) dengan kategori 1 atau tertinggi. Memiliki kapasitas yang cukup luas, hingga mampu menampung 5.000 orang adalah salah satu kelebihan dari JIV. Stadion Velodrome di Rawamangun juga memiliki lintasan balap dengan standar dunia yakni jalur sepanjang 250 meter disertai tingkat kemiringan 40 derajat.

Sertifikat UCI diberikan dengan terlebih dahulu melakukan tinjauan mulai dari panjang lintasan, strukturnya, lebar garis, lebar lintasan, tinggi kaca pembatas bahkan sampai melakukan pengetesan lintasan. Dengan pemberian sertifikat UCI, menandakan bahwa JIV layak untuk pertandingan skala internasional seperti Olimpiade.

  • Perawatan Velodrome menelan biaya hingga 400 juta perbulan

Direktur Venue and Enviroment Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Arian Lukman mengatakan, biaya perawatan Velodrome yang terletak di Rawamangun, Jakarta Timur, menelan biaya hingga 400 juta perbulan. Hal ini disebabkan karena lintasan balap menggunakan kayu siberia yang diperlukan pengaturan suhu dan kelembaban tertentu.

Dengan iklim tropis di Indonesia, tingkat kelembaban velodrome harus dalam kisaran 50-70 persen. Mesin pendingin ruangan harus selalu dinyalakan agar lintasan balap dengan material kayu siberia tetap kering, serta terhindari dari hama seperti burung dan tikus.

  • Adanya taman di sekitar arena mempercantik tampilan Velodrome

Untuk menyempurnakan tampilan dari Jakarta Internasional Velodrome, pada bagian luar dipercantik dengan berbagai jenis tanaman dan pohon. Hal ini menjadikan Jakarta International Velodrome terlihat bergitu hijau dan sejuk.

lanscape taman di sekitar area Velodrome
lanscape taman di sekitar area Velodrome

Demikianlah fakta-fakta menarik tentang Jakarta International Velodrom. Dengan kemegahan dan telah menelan biaya yang cukup fantastis, semoga seusai pesta olahraga terbesar di asia yaitu ASEAN GAMES, JIV tetap terawat ya. Salam.

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.