Tips & Cara Smangap.Com | Hallo sobat, Kali ini gue pengen bahas soal trauma cinta yaaa sobat.  kata “Trauma”. Siapapun pasti pernah mengalaminya. bener kan?? Ada yang ringan, ada yang sedang, ada yang berat juga . Ada juga yang mengira sedang trauma, padahal sedang lebay saja. Kira-kira, elo yang mana sobat?? Arti dari kata “Trauma” sebenernya tidak lebih dari sekedar “luka”. Trauma  yaitu respon emosional akibat kejadian yang sangat parah dalam hidup , yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang secara fisik maupun mental. Trauma bisa menjadi luka batin yang terus membayangi hidup. Ini cara menyembuhkan trauma akibat cinta sobat :

  • Kenali, Akui, dan Rasakan Perasaan Tersebut

Mungkin selama ini anda memendam rasa tersebut dari masa lalu. Di hadapan orang lain, anda berusaha tampil baik-baik saja. Tapi, ketika anda sudah memiliki gejala seperti susah tidur, gangguan makan, kecanduan, dll, inilah saatnya anda benar-benar mendengarkan suara batin Anda yang berteriak memohon minta tolong.

Mungkin di dalam hati Anda merasa marah, menyesal, dan sedih karena masa lalu atau karena orang yang pernah menyakiti Anda. Jangan ingkari perasaan itu. Dapat memiliki perasaan, apapun itu, adalah berkat yang sangat berharga untuk seorang manusia. Jangan buang berkat itu. Bila Anda marah, akuilah kepada diri sendiri bahwa Anda sedang marah. Kesadaran akan apa yang sebenarnya Anda rasakan ini adalah langkah pertama untuk menyembuhkan diri. Dokter tidak bisa menyembuhkan penyakit yang dia tidak ketahui.

  • Lakukan sesuatu mengenai perasaan tersebut

“Oke, gue marah. Trus respon gue mau ngapain nih?” Silahkan lakukan hal-hal yang dapat mengeluarkan amarah Anda. Berteriak di tanah lapang, berlari beberapa blok, atau memutar musik keras-keras, silahkan lakukan apa saja asalkan tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Lakukan sampai perasaan Anda lebih tenang.

Rasa marah, menyesal, atau sedih tidak harus hilang sepenuhnya karena masih ada yang perlu Anda lakukan. Deskripsikan mengapa Anda merasakan perasaan tersebut pada sehelai kertas atau ketik di komputer. Baca dengan suara keras, lalu berikan solusi seakan-akan orang lain sedang curhat pada Anda. Kita begitu pintar memberi solusi pada orang lain, tapi seringkali bersikap bodoh saat memberi solusi pada diri sendiri.

  • Terima sebagai pelajaran dan tutup buku

Untuk beberapa kasus trauma yang berat, Anda perlu sadar bahwa bayangan akan trauma tersebut masih akan mendatangi beberapa kali di masa yang akan datang. Tapi jika Anda sudah menerima dan menganggapnya sebagai pelajaran, maka Anda akan akan teringat pada sebuah pelajaran, bukan pada sebuah trauma.

Bagaimanapun, keyakinan bahwa Anda bisa sembuh adalah kunci dari proses ini. Butuh keberanian besar untuk kembali melangkah setelah terjatuh. Tapi kita sudah melewati hal yang sama saat bayi, kita jatuh tapi tetap bangun dan melangkah. Yakinlah juga bahwa betapapun Anda pernah disakiti, Anda tetap berhak mencintai dan dicintai orang yang terbaik untuk Anda.

Selain itu, terlibat dalam kegiatan positif untuk membantu orang yang memiliki trauma serupa juga akan sangat membantu menyembuhkan trauma diri Anda sendiri. Dekatkan diri pada lingkungan yang supportif.

“Iya, dulu gue emang dilecehin habis-habisan. Tapi sampai sekarang gue masih punya diri gue yang utuh. Di sekitar gue juga banyak orang yang sayang gue dan selalu siap ada buat gue. Gue juga punya orang-orang yang bisa gue bantu dan hargai gue. Hidup gue sekarang bahagia banget.” Katakan itu pada diri Anda sendiri.

Ingatlah, Anda selalu berhak untuk berlari menyambut kebahagiaan dalam cinta , tidak perduli berapa kali Anda terjatuh saat mencobanya dahulu. Bangkit. Berlarilah. Dapatkan Total move on! Kebahagiaan menunggumu!!!!! 

 

Thanks udah mau ngebaca ya sobat, semoga bermanfaat dan Jngan lupa SHARE ya sobat .

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.